alt gambar

Tuesday, June 20, 2017

6 Perusahaan Paling Sedot Minat Pencari Kerja pada 2017

Setiap tahun situs pencari kerja LinkedIn mengeluarkan hasil survei LinkedIn's 2017 Top Companies Global List. Daftar ini memperlihatkan daftar perusahaan di dunia yang mampu menarik minat pencari kerja paling besar sepanjang tahun 2017.
Survei ini dinilai dengan memperhitungkan miliaran penelusuran di situs Linkedln. Beberapa aspek yang dipertimbangkan antara lain tampilan, penerapan pada lowongan pekerjaan, keterlibatan dengan perusahaan hingga jumlah karyawan yang tinggal di perusahaan setidaknya satu tahun.
Berikut enam perusahaan paling diminati pencari kerja seperti dilansir dari CNBC, Selasa (20/6/2017):
6. Tesla
Total jumlah pegawai: 30 ribu
Anda ingin bekerja di perusahaan yang menawarkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di bidang teknologi?
Maka Tesla adalah jawabannya. Perusahaan arahan Elon Musk ini baru saja menyalip GM dan Ford dengan produk mobilnya yang bisa menyetir sendiri.
5. Uber
Total jumlah pegawai: 12 ribu
Belakangan ini, Uber banyak menarik perhatian masyarakat karena beberapa hal yang terjadi di internal perusahaan. Meski begitu, minat pencari kerja untuk bekerja di perusahaan ini tidaklah menyurut. LinkedIn melaporkan, sebanyak ada 35 persen peningkatan pencarian kerja di Uber.
4. Salesforce
Total jumlah pegawai: 25 ribu
Salesforce adalah perusahaan penyedia jasa yang bergerak di bidang manajemen hubungan pelanggan (customer relationship management) dan cloud computing. Keunggulan mereka terletak pada kecanggihan teknologi yang digunakan, salah satunya yaitu integrasi kecerdasan buatan ke dalam berbagai layanan. Platform kecerdasan buatan yang disebut sebagai Einstein ini pertama kali diumumkan Salesforce pada September 2016.
Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:
3. Facebook
Total jumlah pegawai: 17 ribu
Facebook saat ini memiliki 1,9 miliar pengguna aktif setiap bulan. Perusahaan ini juga terus mencari bakat untuk membantunya memperluas jangkauannya.
2. Amazon
Total jumlah pegawai: 341 ribu
Dalam 12 bulan terakhir, perusahaan ini mampu memenangkan 3 piala oscar. Beberapa teknik tak biasa diperkenalkan Amazon dalam memasarkan produknya. Mereka memperkenalkan produknya lewat video di India, atau mengirim paket menggunakan drone.
1. Alphabet
Total jumlah pegawai: 72 ribu
Induk perusahaan Google ini mampu duduk di peringkat pertama sebagai perusahaan paling diminati tahun 2017. Selain menawarkan fasilitas menggiurkan bagi pegawai, Alphabet juga memiliki niat untuk menggunakan 100 persen energi terbarukan bagi perusahaannya.

Mobil Berisi Bahan Peledak Tabrak Van Polisi di Paris

Pengunjung Champs Elysee dikejutkan saat sebuah mobil menabrak van polisi. Beberapa saksi mata mengungkap, mobil tersebut mengeluarkan api saat polisi mengeluarkan pria yang ada di dalamnya.
Menurut pihak berwenang, pengemudi kendaraan yang dilengkapi senjata itu sengaja menabrakkan kendaraannya ke van milik polisi dan kemudian tewas.
"Kami sedang menunggu untuk menyeberang jalan dan tiba-tiba mendengar sebuah ledakan dan kemudian mobilnya terbakar," ujar seorang saksi mata, Eugenio Morcilla, dikutip dari CNN, Selasa (20/6/2017).
"Polisi bertindak sangat cepat," imbuhnya.
Atas kejadian tersebut, kejaksaan Paris membuka penyelidikan anti-terorisme.
"Sekali lagi, aparat keamanan Prancis menjadi target dalam sebuah upaya serangan di Champs Elysees," ujar Menteri Dalam Negeri Gerard Collomb.
Menurut BFMTV, pengemudi mobil berada di bawah dokumen Fiche S, yakni daftar pengawasan teror/radikalisasi Prancis yang terdiri dari ribuan nama, beberapa di antaranya berada dalam pengawasan aktif.
Insiden tersebut, yang berlangsung pukul 15.40 waktu setempat, bermula saat sebuah skuadron polisi melaju di Champs Elysses dan seorang individu menabrak kendaraan pertama dari regu tersebut.
"Mobil itu berisi senjata, bahan peledak, cukup untuk memungkinkannya meledakkan mobil ini," kata Collomb.
Meski mobil kecil berwarna putih kecil itu terbakar setelah tabrakan, petugas maupun anggota masyarakat tak ada yang terluka, demikian menurut juru bicara Kementerian Dalam Negeri.
Morcilla yang berada di Paris untuk berlibur, sempat mengambil video setelah insiden itu terjadi.
"Mereka keluar dari sebuah truk polisi dan mencoba memecahkan kacanya dan mengeluarkannya orang itu, mereka menembak dan melemparkan gas air mata dan mengeluarkannya dengan paksa..." kata Morcilla.
Pasukan keamanan bekerja untuk mengidentifikasi senjata di dalam kendaraan, dan menyelidiki catatan individu serta motif serangan.
"Ini menunjukkan sekali lagi bahwa tingkat ancaman di Prancis sangat tinggi," ujar Collomb.

Ketua KPK Akan Dampingi Pemeriksaan Novel di Singapura

 Ketua KPK Agus Rahardjo didampingi President Director JEC Corporate Dr Johan A Hutauruk, SpM (K) (kiri) memberikan keterangan terkait kondisi kesehatan penyidik senior KPK Novel Baswedan, Rabu (12/4/2017).KOMPAS.com / DANI PRABOWO
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo mendukung rencana Polri untuk kembali memeriksa penyidik senior KPK Novel Baswedan.
Pemeriksaan lanjutan ini menyusul pernyataan Novel di media "Time" yang menyebut ada keterlibatan perwira tinggi Polri dalam serangan terhadap dirinya. Agus bersedia mendampingi tim penyidik dalam pemeriksaan.
"Ada langkah klarifikasi ke Novel di Singapura, akan saya dampingi. Mudah-mudahan bisa temukan pelaku kasus ini," ujar Agus di gedung KPK, Jakarta, Senin (19/6/2017).
Sebelumnya, polisi sempat hendak menemui Novel di rumah sakit tempatnya dirawat untuk klarifikasi, namun Novel tidak bisa ditemui.
Menanggapi itu, Agus mengatakan, situasi untuk pemeriksaan tak hanya ditentukan oleh KPK, dokter juga menentukan apakah kondisi Novel cukup baik untuk menjalani pemeriksaan oleh polisi.
"Dalam beberapa kesempatan, tidak diperiksa pun mempengaruhi recovery mata Novel," kata Agus.
Oleh karena itu, jika sudah merencanakan lagi klarifikasi kepada Novel, Agus akan berkoordinasi dengan dokter yang menangani. Untuk memastikan kondisi Novel stabil, ia juga akan mendampingi tim saat memeriksa.
Beberapa waktu lalu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, pihaknya ingin secepat mungkin mengklarifikasi pernyataan tersebut agar tidak menjadi bola liar. Penyidik akan menunggu kesiapan Novel untuk diperiksa.
"Kalau memang dia sudah siap di sana, dari kesehatan terutama, nanti tim akan berangkat ke sana. Timing tidak bisa ditentukan kapan," kata Tito.
Tito mengatakan, pernyataan Novel yang terkesan menggantung itu membuat institusi kepolisian cenderung dirugikan. Pasalnya, bisa muncul saling curiga antarpolisi.
Namun, Polri tidak ingin bereaksi berlebihan menanggapi hal itu. Lebih baik, kata Tito, Novel langsung diklarifikasi apakah itu fakta atau hanya isu semata.
"Kalau fakta hukum, dari Polri siap. Kami akan proses hukum. Kita akan lidik dan terbuka untuk itu," kata Tito.
"Kalau itu isu, saya menyayangkan karena akan berakibat buruk bagi polisi. Bisa timbulkan situasi kurang baik Polri dan KPK," ujar dia.
 
Penulis: Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Editor: Ana Shofiana Syatiri

Akhirnya Polri Temukan Saksi Kunci Peneror Lapangan Novel Baswedan

Polri terus disudutkan banyak pihak lantaran dalam kurun waktu dua bulan tidak kunjung mengungkap pelaku teror penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.
Akhirnya, Senin (19/6/2017) Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memboyong serta para pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya dan para penyidik untuk menjelaskan perkembangan penyidikan kasus Novel.
Pantauan Tribunnews.com, beberapa pejabat yang turut mendampingi Tito menemui pimpinan KPK, Agus Rahardjo ‎yakni Kabareskrim Komjen Ari Dono, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto, Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan.
Kadivkum Polda Metro Jaya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dan banyak penyidik lainnya.

Selama lebih dari dua jam, Tito memaparkan pada Agus soal perkembangan penyidikan dan bagaimana rencana kedepan yang akan ditempuh.
Pada Agus, Tito menyampaikan penyidiknya menemukan saksi kunci yang melihat langsung pelaku lapangan yang menyiram air keras ke wajah Novel.
Memang butuh waktu untuk menemukan saksi tersebut, lantaran awalnya saksi tutup mulut lantaran takut terancam karena mengetahui kasus Novel.
"‎Total saksi yang kami periksa ada 56 orang. Progresnya kami temukan saksi yang melihat langsung pelaku, yang hafal betul tipologi pelaku. Saksi-saksi di kasus ini banyak yang tertutup," ujar Tito.
Menurut jenderal bintang empat itu, dalam kasus pidana memang banyak saksi yang takut memberikan keterangan karena takut menjadi target apalagi menyangkut kasus teror hingga pembunuhan.
"Tim saya tidak ‎berhenti datangi lokasi, terus bicara dari hati ke hati dengan warga sekitar. Saya apresiasi tim yang tidak berhenti ke lapangan mencari informasi sampai menemukan saksi kunci," terang Tito.
Tito mengaku para penyidik mendapat banyak informasi penting dari saksi kunci yang kini dirahasiakan identitasnya itu.
Bahkan demi keamanan dan keselamatan saksi, saksi kunci ini terus dijaga dan dijamin keselamatannya.
"‎Perlindungan saksi kunci sudah kami berikan. Saksi ini tetap tinggal di rumahnya, dari Polsek setempat sudah menjalankan tugasnya," ungkap mantan Kapolda Papua itu.
Jenderal bintang empat ini juga berharap kasus Novel bisa terungkap secepat mungkin. Menurut pengalamannya di lapangan, khususnya dalam menangani kasus menonjol.
Kinerja atau usaha manusia dalam hal ini penyidik hanyalah 25 persen, sementara sisanya sebanyak 75 persen itu kehendak Tuhan.
"Semoga Tuhan memberi kemudahan dan jalan sehingga kasus ini cepat terungkap. Dengan terungkapnya kasus ini tentu melegakan kami, ini hutang bagi polisi," tambah Tito.
‎Lebih lanjut, Ketua KPK Agus Rahardjo berpendapat pihaknya melihat Polri sudah cukup serius menangani kasus Novel. Polri juga sudah memaparkan progres yang baik pada pihaknya.
Bahkan Agus mengaku akan ikut mendampingi penyidik Polri untuk kembali memeriksa Novel di Singapura, guna mengklarifikasi pernyataan Novel pada media asing yang menduga ada perwira tinggi Polri terlibat di kasus ini.
"Untuk Klarifikasi saya akan mendampingi langsung pemeriksaan Novel, supaya tenang dan semua berjalan baik," imbuh Agus.

Wiranto Pandang Permintaan Rekonsiliasi Rizieq tak Tepat

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menilai permintaan Habib Rizieq untuk melakukan rekonsiliasi antara Gerak...